WC Itu Apa? Yuk Cari Tahu Sejarahnya

Wc itu apa? Sebagian orang mungkin akan langsung menjawab kalau wc adalah sebuah ruangan kecil yang ada di dalam sebuah bangunan, yang dimana memiliki fungsi untuk membuang kotoran manusia berupa feses dan urin.

Tapi apakah Anda tahu sejarah dari sebuah wc? Bisa jadi pada saat generasi penerus Anda selanjutnya akan menanyakan hal yang sama yakni "wc itu apa?". Anda sudah siap menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan informasi yang sudah terpatri seumur hidup, tanpa tahu sejarah munculnya wc dengan pasti.

Berikut ini adalah beberapa pembahasan mengenai wc itu apa dan sejarahnya. Dengan demikian Anda dapat menjelaskan dengan gamblang kepada generasi selanjutnya.

wc

Sejarah Ditemukannya WC

Dahulu orang-orang belum mengerti apa itu wc dan tidak tahu harus membuang kotoran mereka dimana. Kebanyakan orang-orang sebelum kita, akan membuang kotoran mereka di sungai, parit-parit, atau dikubur di dalam pasir/tanah.

Dan pada abad 3000-1500 SM peneliti menemukan titik terang dengan ditemukannya wc atau toilet di parit-parit di Mohenjodaro, Hindustan. Tidak lupa juga dengan kloset yang ditemukan di peradaban Romawi kuno, yang dianggap sebagai kloset modern pertama dunia.

 

Sejarah WC di London

London pada jamannya dulu terkenal sebagai kota besar yang memiliki daya tarik tersendiri bagi para pendatang untuk mencari kerja. Banyak rumah-rumah yang belum memiliki toilet untuk membuang kotoran mereka. Untuk membuang kotoran, mereka biasa menggunakan "pispot", yang kemudian akan dibuang kembali ke sungai atau parit.

Sayangnya kebiasaan penduduk London tersebut sudah sangat jorok sekali, dan pada akhirnya muncul wabah penyakit di kota besar tersebut.

Melihat hal tersebut pemerintah London, Inggris tidak dapat diam begitu saja. Mengingat jumlah pasien akibat penyakit kolera semakin bertambah, akhirnya pemerintah mengeluarkan UU (undang-undang). Dan isi dari undang-undang tersebut adalah "Barang siapapun yang membuang kotoran dari jendela akan dikenakan denda".

Dan seperti manusia kebanyakan, undang-undang tersebut tidak berpengaruh sama sekali untuk warga London. Karena UU tersebut tidak memberikan jalan keluar bagaimana cara untuk mereka membuang kotoran. Tidak terbayang bukan bila harus menyimpan kotoran berhari-hari di dalam rumah? Belum lagi kotoran dari keluarga besar yang tinggal dalam satu rumah.

Beruntung, ada satu orang yang mampu menemukan ide untuk membuat wc pada masa kerajaan Inggris Ratu Elizabeth 1. Beliau adalah Sir John Harrington, yakni pada tahun 1596. Harrington pada akhirnya mampu membuat wc atau penampungan untuk membuang kotoran, ia membuat 2 (satu di dalam rumah dan satunya lagi di kediaman Ratu Elizabeth 1).

Namun sayangnya, masalah tidak berhenti disitu saja. WC buatan Harrington tidak mampu menghilangkan bau busuk yang keluar dari kotoran. Karena wc yang ia ciptakan langsung berhubungan dengan penampungan dan tidak ada celah untuk mencegah bau keluar dari jamban.

Lanjut pada tahun 1775, Alexander Cummings mampu menemukan kloset bilas yang tidak berbau, atau yang disebut Valve Closet. Bentuk saluran pembuangan yang mirip dengan leher angsa atau huruf S menjadi rahasia utama kloset tersebut. Dengan bentuk seperti itu akan membuat air menggenang di leher angsa tersebut, dan yang pastinya akan menghalangi keluarnya bau kotoran. Berselang beberapa tahun kemudian yakni pada tahun 1889, Bostell pada akhirnya mampu menyempurnakan kloset bilas yang disebut Wash Down dan masih digunakan sampai dengan saat ini.

Demikianlah informasi mengenai sejarah dari WC atau Water Closet. Semoga dengan informasi tersebut dapat membantu Anda untuk menjawab pertanyaan "wc itu apa" pada generasi-generasi berikutnya.

Tags: