Memulai Bisnis Toko Bunga Hanya Butuh Dana Rp. 100 Ribu ! Bagaimana Caranya ?

Membuka usaha toko bunga tidak selalu membutuhkan dana yang besar. Toko Bunga Hati contohnya. Saat dirintis, bisnis milik pasangan suami istri, Agung Budi Priyambodo dan Elyana ini hanya didukung dana sebesar Rp. 100 ribu saja. Setelah 14 tahun berdiri, toko bunga yang menjual produknya secara online ini sekarang sudah mampu meraup omzet hingga Rp. 60 juta per bulan. Ingin tahu rahasia di balik kesuksesannya ?

 

Memaksimalkan Dana Rp. 100 Ribu Untuk Membangun Bisnis

Kala memulai bisnisnya, Agung hanya memiliki dana sebesar Rp. 100 ribu. Dari uang tersebut, ia membelikan domain (Rp. 70 ribu) dan hosting (Rp. 30 ribu) untuk membuat website bungahati.com. Kemudian, ia merangkul beberapa toko bunga offline untuk dipromosikan di laman website milknya tersebut.

Seiring berjalannya waktu, website bungahati.com lebih banyak menjual produk bunga hasil karangan Agung dan istri, lalu sisanya merupakan produk milik toko bunga yang bekerja sama dengan mereka. Proses pemesanan dan distribusi kepada konsumen ditangani sendiri oleh Agung. Hal itu karena Agung masih belum bisa mempercayai manajemen bisnisnya kepada orang lain.

Untuk menjamin kualitas bunga yang sampai ke tangan pembeli, Toko Bunga Hati selalu menyisipkan surat pernyataan yang harus diisi oleh konsumen saat kurir menyampaikan barang pesanannya. Surat tersebut memuat daftar cek (check list) yang terdiri atas pertanyaan keadaan bunga, kepuasan pembeli, dan lain sebagainya.

Apabila pembeli tidak puas dengan keadaan bunga yang dipesan, maka Toko Bunga Hati akan memberikan kompensasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, salah satunya dengan cara menggantinya dengan bunga yang baru. Toko Bunga Hati sendiri menjamin bunga – bunga yang dikirimkannya selalu dalam kondisi segar dan sesuai dengan gambar yang terpajang di website.

Dalam menjaga kualitas produknya, Agung dan istri selalu melakukan pengecekan setiap hari dan melakukan pemotongan batang yang rusak. Tak hanya itu, mereka juga mengemas produknya dengan boks khusus yang telah diberi es untuk menjaga kualitas dan kesegaran bunga selama di perjalanan.

Untuk pemesanan di kawasan Jakarta secara mendakak, waktu yang dibutuhkan Agung untuk menyiapkan pesanan pembeli ialah sekitar 2 hingga 3 jam dari waktu pemesanan. Sementara, pemesanan di luar Kota Jakarta membutuhkan waktu yang lebih lama, tergantung pada jarak rumah pembeli dengan kantor pusat Toko Bunga Hati yang berada di Jakarta.

Tak hanya melayani pemesanan di wilayah Pulau Jawa saja, Toko Bunga Hati juga melayani pemesanan di luar daerah Jawa, bahkan hingga mancanegara. Terhitung ada sekitar 4 negara yang pernah menjadi tujuan pengiriman produk Toko Bunga Hati, yakni China, Beijing, Singapura, dan Hongkong. Namun karena produk yang dijual merupakan bunga segar, maka bunganya tidak didatangkan langsung dari Indonesia, melainkan dibeli dari suplier yang berdomisili di negara pemesan.

Sekarang, Toko Bunga Hati tidak hanya aktif di pemasaran online, melainkan juga memiliki kios untuk berjualan offline. Tepat di kantornya, Agung dan istri memajang berbagai produk andalan bungahati.com yang mereka yang rangkai sendiri.  

Harganya tiap produknya bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung pada tingkat kesulitan rangkaian dan jenis bunga yang dipesan.  

Baca juga: Toko Papan Bunga Pontianak

Selain pembeli individu, Toko Bunga Hati juga melayani permintaan pesanan bunga dari perusahaan – perusahaan besar untuk berbagai kepentingan acara. Tak heran, omzetnya bisa mencapai puluhan juta per bulan. Meski begitu, Toko Bunga Hati masih terus berbenah dan mengupgrade pelayanannya. Bagaimana, Anda tertarik megikuti jejak Toko Bunga Hati ?