9 Manfaat Alami Cabai Yang Sangat Bermanfaat Untuk Tubuh

Cabai adalah sayuran yang bercita rasa pedas. Sejarah cabai sendiri dipercaya berasal dari daerah Meksiko, kemudian dibawa dalam perdagangan menuju ke India, China, dan Turki hingga akhirnya tersebar di penjuru dunia selama abad ke-16 dan ke-17 M.

Sejak saat itu cabai menjadi salah satu komoditas tanaman yang paling diminati orang hingga sekarang. Cabai memang selalu ada dalam setiap masakan, selain itu cabai juga biasa dimakan secara mentah, dikeringkan, sebagai bahan baku dalam pembuatan saus, atau pun bisa dijadikan sebagi ladang bisnis budidaya.

Disamping menjadi komoditas yang sangat populer, cabai juga bisa menjadi ladang bisnis bagi siapapun. Apalagi di Indonesia, menanam cabai sangatlah mudah.

Namun untuk meningkatkan kualitas dari cabai tersebut, cara pennanam cabai yang tepat perlu lah diperhatikan. Untuk mendapatkan cara menanam cabai yang baik dan benar bisa lihat di sini.

Rasa pedas cabai berasal dari zat alkaloid aktif bernama capsaicin. Tingkat kepedasan cabai sangat dipengaruhi oleh jenis dan kondisi pertumbuhannya.

Selain menjadi makanan pedas andalan, ternyata ada beragam nutrisi di dalam cabai yang bermanfaat bagi kesehatan. Seperti protein, karbohidrat, gula, serat, lemak, vitamin A, B6, dan C, serta kandungan nutrisi penting semisal zat besi, magnesium, kalsium, dan capsicin. Nah, berikut ini beberapa manfaat cabai bagi kesehatan tubuh:

1. Penghilang Rasa Sakit Alami

Capsaicin yang terkandung dalam cabai dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh aterosklerosis, yakni penyempitan dan penebalan arteri pada tubuh.

Cabai juga mampu bekerja untuk melemahkan reseptor sensorik serta memiliki efek anti-inflamasi.

2. Mengatasi Hidung Tersumbat

Selain mengurangi rasa sakit, capsaicin juga berguna untuk mengatasi hidung tersumbat.

Panas yang ditimbulkan olehnya dapat merangsang proses sekresi yang membantu membersihkan lendir sewaktu hidung tersumbat. Capsaicin, juga memiliki sifat anti-bakteri dalam memerangi infeksi penyakit sinus.

3. Meningkatkan Imunitas

Kandungan vitamin yang beragam dalam cabai, terutama vitamin C sangat berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Selain vitamin C yang juga baik untuk kulit, cabai juga banyak mengandung vitamin A. Oleh sebab itu mengkonsumsi cabai juga dapat menjaga mata supaya tetap sehat.

4. Menurunkan Berat Badan

Capsaicin juga terbukti mampu meningkatkan proses pembakaran kalori dan lemak dalam tubuh.

Hal tersebut dikarenakan sensasi pedas dari capsaicin dapat mendorong kinerja metabolisme tubuh. Peningkatan metabolisme dapat menghasilkan pembakaran lemak dan kalori yang optimal.

5. Mencegah Penyakit Kanker

Sejumlah penelitian juga membuktikan bahwa kandungan capsaicin dalam cabai memiliki kekuatan untuk membunuh sel kanker dalam tubuh.

Selain itu kandungan karotenoid pada cabai juga berfungsi sebagai antioksidan, sehingga dapat melawan sel-sel leukimia atau penyebab kanker.

6. Mencegah Bau Nafas

Bau nafas memang sangat mengganggu aktivitas dan rutinitas sehari-hari. Terutama bagi yang sering bertemu dan bertatap muka dengan banyak orang.

Kendala ini bisa diminimalisir dengan mengkonsumsi cabai. Sebab, capsaicin juga dapat bertindak sebagai disinfektan terhadap udara yang dihirup.

7. Mengatasi Psoriasis

Psoriasis adalah suatu keadaan dimana kondisi kulit mengalami gatal dan menyebabkan bercak kulit yang jelek. Kandungan capsaicin dapat secara signifikan mengurangi jumlah sel bereplikasi dan membantu pembalikan serta menghilangkan rasa gatal pada kulit.

8. Meningkatkan Fungsi Kognitif Dalam Tubuh

Tubuh memerlukan jumlah oksigen dan zat besi yang tepat untuk mempertahankan kerja kognitif yang baik. Gangguan kognitif tubuh seperti demensia atau alzheimer dapat dikurangi dengan mengkonsumsi cabai atau membumbui makananmu dengan cabai secara teratur.

9. Pembentuk Sel Darah Merah

Anemia dan kelelahan disebabkan oleh kurangnya zat besi dalam tubuh. Kandungan zat besi dan tembaga pada cabai sangat penting dalam pembentukan sel darah merah.

Selain itu cabai juga kaya akan asam folat yang juga membantu dalam produksi sel darah merah dan melawan anemia.