5 Unsur Fisik Geguritan yang Harus ada

Tahukah Anda mengenai puisi (geguritan) dalam bahasa Jawa? Tidak jauh beda dalam versi bahasa Indonesianya, saat dibacakan pun pasti ada beberapa kriteria yang harus diterapkan. Sebelum membuatnya, Anda harus tahu apa saja unsur fisik geguritan tersebut.

Unsur Fisik dari Geguritan

Sebelum melangkah lebih jauh, ketahui beberapa unsur fisik yang ada dalam geguritan bahasa Jawa. Seperti pada jenis puisi pada umumnya, semua isi dan cara menuliskannya pun sama saja. Harus ada struktur fisik secara jelas. Seperti:

Tipografi Atau Biasa Disebut Bentuk Geguritan

Seperti yang banyak orang lain ketahui bahwa Tipografi adalah sebuah bentuk puisi seperti halaman tetapi tidak dipenuhi oleh kata – kata, pengaturan pada baris, rata kanan dan kiri, hingga baris puisinya tidak selalu dimulai dengan huruf kapital apalagi diakhiri tanda titik.

Namun Tipografi itu lebih berfokus pada keindahan semata. Puisi jenis ini disebut juga Kontemporer, karena di dalamnya tidak hanya terikat pada tema saja, tetapi juga struktur fisiknya. Maka kesimpulannya, isi dari geguritan ini tidak mengikuti kaidah pada umumnya.

Pilihan Diksi

Diksi adalah pilihan kata yang tepat dalam menyampaikan sebuah gagasan seperti gaya bahasa, pilihan kata, ungkapan dan lain sebagainya. Sehingga, nanti makna dari isi puisinya dapat tersampaikan secara jelas dan tepat.

Imaji (Pencitraan)

Imaji bisa dikatakan sebagai gambaran atau bayang – bayang yang ada di dalam pikiran, terlebih saat membayangkan sesuatu sebelum menulis sebuah puisi. Pencitraan ini bagian paling penting dan selalu digunakan oleh penyair.

Gaya Bahasa

Gaya bahasa ini biasanya disebut juga dengan majas. Yang artinya, bagaimana si penyair menggunakan kata – kata dalam puisinya (berbicara atau menulis), untuk dapat mempengaruhi pembaca ataupun pendengarnya.

Rima Atau Sajak

Siapa saja pasti tahu apa itu Rima, ini memang selalu ada dalam sebuah puisi. Artinya adalah, bunyi yang ditimbulkan oleh kata – kata di dalam larik maupun bait atau persamaan bunyi sebuah puisi. Sebab, hal ini memiliki hubungan dengan lagu, irama dan lain – lain.

Itulah penjelasan mengenai unsur fisik geguritan dan beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum menulis atau membuat sebuah puisi. Jadikan isinya menjadi lebih hidup dan lebih enak untuk didengar. Semoga bermanfaat.