4 Jenis Terbaik Alpukat Unggul Dataran Rendah

Jenis Alpukat Unggul Dataran Rendah

Alpukat membuat makanan apapun menjadi lebih enak! Diolah menjadi isi roti, salad, cemilan dan sarapan, serta olahan juice dan es teller. Namun, harganya masih sedikit mahal, perkilonya bisa mencapai Rp,30.000- Rp50.000 dipasaran, cukup mahal ya. Musti cari alternatif dong supaya bisa menikmati alpukat melimpah ruah dan ga perlu beli mahal mahal. So readers, ini waktunya untuk menanam sendiri buah alpukat ini khususnya bagi kamu yang tinggal di dataran rendah.

For your information, tanaman ini sangat mudah dibudidayakan. Umumnya, bibit alpukat unggul tumbuh di dataran rendah 5-1500 M Mdpl. Namun tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada ketinggian 1000-1500 Mdpl. Alpukat ialah jenis tanaman yang paling cepat berbuah jika di rawat dan diurus dengan baik.

Alpukat ini memiliki prospek pertumbuhan yang baik untuk kedepannya. Berikut jenis alpukat unggul dataran rendah diantaranya:

1. Alpukat Miki

alpukat miki

Buah ini terkenal memiliki keunggulan yaitu genjah (mudah berbuah). You know what, buah alpukat miki ini dapat berbuah pada saat berumur 2-4 tahun saja, umumnya alpukat berbuah sekitar 7 tahun setelah di tanam. Investasi yang cukup menjanjikan ya readers, pohonnya mampu mencapai mencapai 100 hingga 500 buah/tahun.  Alpukat ini sangat di minati karna rasanya yang sangat pulen dan daging mantap tanpa serat.

Sumber : www.bibitbuahku.com/alpukat-miki.htm

2. Alpukat Kendil

alpukat kendil

Jenis alpukat unggul yang bisa dibudidayakan di dataran rendah selanjutnya adalah alpukat kendil. Alpukat ini sangat baik ditanam pada ketinggian 50 mdpl – 800 mdpl dan akan menghasilkan buah secara maksimal. Kualitas rasa yang sangat manis dan daging pulen, menimbulkan pertanyaan kenapa ya diberi nama alpukat kendil? Menariknya buah ini berukuran besar dan bentuknya mirip kendil. Dalam pembudidayaannya,diperlukan bibit unggul agar hasilnya lebih berkualitas.

Sumber : www.bibitbuahku.com/bibit-alpukat-kendil.htm

3. Alpukat Alligator

alpukat aligator

Next, jenis buah alpukat unggul ketiga ialah alpukat alligator. Tidak jauh berbeda dengan alpukat yang kedua, baik alpukat alligator dan alpukat kendil sama-sama memiliki ukuran buah yang wow. Selain itu, alpukat ini bisa berbuah secara optimal pada ketinggan 10 mdpl – 900 mdpl. Namun, sedikit berbeda dengan alpukat miki,  dalam masa panennya si alligator ini memakan waktu agak lama. Eits, masa tunggu tersebut terbayar tuntas dengan hasil panen buah yang berukuran besar. Memakan satu buahnya saja terasa sangat kenyang.

Sumber : www.bibitbuahku.com/blog/kelebihan-alpukat-aligator

4. Alpukat Wina

alpukat wina

Last but not least, buah alpukat wina yang superduper jumbo! Ukuran perbuahnya mencapai 1,3-1,8 Kg bahkan ada yang mencapai 2Kg. Wah kebayang ga gimana ngabisinnya readers? Alpukat wina ini memiliki cita rasa lokal dan kualitas import lho. Kulitnya sangat tebal dan berwarna hijau mengkilap, sangat cocok di tanam pada ketinggian 200-100 mdpl. Kelebihannya, buah ini bisa tahan hingga 2 minggu setelah dipetik. Wah, mantep banget ya!

Sumber: www.bibitbuahku.com/bibit-tanaman-buah-alpukat-wina-jumbo.htm

Well readers, kalian pilih alpukat yang mana? Apapun jenisnya, alpukat tersebut bisa tumbuh dengan baik jika dirawat sepenuh hati dan dibesarkan layaknya anak sendiri hihi.Tertarik untuk bertanam? Sebelum itu yuk pelajari dulu jenis bibit unggulnya. #bibit alpukat miki #bibit alpukat kendil #bibit alpukat alligator #bibit alpukat wina.